Rabu, 08 Juli 2009

Tonggak Sejarah Sistem Pendukung Keputusan

Istilah SPK pertama kali dikemukakan Oleh G. Anthony Gorry dan Michael S Scoot Morton pada tahun 1971, keduanya merupakan professor MIT, USA. Saat itu mereka merasakan perlunya suatu pemikiran untuk mengarahkan penggunaan aplikasi komputer untuk membantu pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen berdasarkan kepada konsep Simon mengenai keputusan yang tersktruktur dan tidak terstrukur juga berdasarkan kepada konsep Robert N. Anthony tentang tingkat-tingkatan manajemen.
Gori dan Scott Morton menggambarkan berbagai jenis keputusan yang disusun menurut struktur masalahnya, dari masalah yang terstruktur hingga kemasalah yang tidak terstruktur. Dilain pihak Anthony menggunakan nama perencanaan strategis, menjelaskan tingkat manajemen puncak, menengah dan bawah.
Gorry dan Scott Morton member icontoh berbagai jenis-jenis masalah bisnis kedalam bentuk matrik. Sebagai contoh, piutang dagang dipecahkan oleh manajer di tingkat pengendalian operasional yang membuat keputusan terstruktur. Perecanaan R&D dilakukan oleh manajer perencanaan strategis yang membuat keputusan tidak terstruktur.
Pada penjelasan matrik dibawah ini Gorry dan Scott Morton yang diambil dari McLeod dengan menggunakan garis horizontal terputus-putus memisahkan antara masalah yang pada saat itu telah dapat dipecahkan dengan bantuan komputer dibagian atas dengan masalah yang belum menggunakan komputer dibagian bawah. Daerah bagian atas disebut sebagai sistem keputusan yang terstruktur (Structured decision system- SDS) sedangkan daerah bagian bawah disebut sistem pendukung keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS).
Penjelasan matrik Gory dan Scott Morton :
Struktur permasalahan yang terstruktur, Pengendalian operasinya berupa :piutang dagang, membuat order dan pengendalian persediaan. Pengendalian manajemennya berupa : analis anggaran, biaya rekayasa dan peramalan jangka pendek. Pengendalian strategis berupa : pengaturan armada tanker, lokasi gudang dan pabrik.
Struktur permasalahan yang semi terstruktur,
Pengendalian operasinya berupa : jadwal produksi dan pengelolaan kas. Pengendalian manajemennya berupa : analisis variasi anggaran secara keseluruhan dan penyiapan anggaran.Pengendalian strategis berupa : penggabungan usaha dan akuisisi serta perencanaan produk baru.
Struktur Permasalahn yang tidak terstruktur, Pengendalian operasinya berupa : sistem biaya. Pengendalian manajemennya berupa : Penjualan dan produksi. Pengendalian strategis berupa : perencanaan litbang.
Gorry dan Scott Morton awalnya menggunakan istilah SPK hanya untuk aplikasi komptuer dimasa depan. Selanjutnya istilah tersebut diterapkan pada semua aplikasi computer yang dimaksudkan untuk mendukung keputusan baik sekarang maupun dimasa depan.
Selanjutnya ditahun yang sama Gerrity Jr (MIT) mengembangkan sistem pendukung manusia-mesin yang diaplikasikan pada portofolio, dirancang untuk mendukung investasi dan administrasi yang dipakai oleh perusahaan.Sedangkan John Little mengembangkanDSS untuk marketing pada perusahaan untuk penjualan produk-produk.
Pengembangan teori
Little dan Lodish mengembangkan Media Panning Support sistem. Litle menetapkan 4 kriteria DSS yaitu: Robustnest(canggih), ease of control (kontrolnya mudah), simplicity (sederhana) dan completeness (lengkap). Gordon Davis menggabungkan DSS dalam Manajemen Sistem Informasi dan menyebutnya sebagai sistem informasi pendukung pengambilan keputusan dalam artikel lain menyebut SI pendukung perencanaan dan control.Keen dan Morton (1978) membuat text book yang peratama tentang DSS yang mencakup analisis, desain, implementasi, evaluasi dan pengembangan. Buku lain McCosh dan Morton (1978).
Model Driven DSS
Scott-Morton’s (1971) membuat sebuha perencanaan sistem keputusan manajemen yang selanjutnya disebut Model Driven DSS.
Komunikasi Driven DSS
Joyner and Tunstall’s (1970) di tempatnya dalam penelitiannya telah membuat software computer untuk coordinator conference. Sistem ini untuk mengkoordinasikan komunikasi pada jarak yang jauh. Dengan menggunakan teknologi komunikasi yang saat itu ada. Murray Murray Turoff’s (1970) memperkenalkan konsep komunikasi computer dan pertama kali diimplementasikan di Computer Mediated Communication System (EMISARI) untuk membuat fasilitas yang dapat digunakan untuk komunikasi kelompok.


Senin, 06 Juli 2009

Teh Rosella yang kaya akan manfaat

Kesehatan merupakan bagian terpenting dalam hidup, dengan raga yang sehat setiap manusia dapat menjalankan setiap rutinitas dan aktivitasnya sehari-hari, tak beda dengan sebuah kutipan "Mensana corpore sano" bahwa didalam raga yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Untuk menjaga agar raga tetap sehat banyak kiat-kiat yang dapat menunjangnya, seperti : tidur yang cukup (berkualitas yang tidak bergantung pada lamanya waktu), olah raga teratur serta mengkonsumsi jenis makanan dan minuman yang tergolong dalam 4 sehat 5 sempurna. Tetapi dalam hal ini sayang ingin berbagi mengenai jenis tanaman herbal yang ternyata kaya manfaat.
Jenis tanaman herbal yang kaya manfaat ini adalah sejenis bunga yang berwarna merah yang familiar dengan nama teh rosella. Teh rosella atau hisbicus tea atau teh Yaman atau teh mekkah. Disebut juga Karkade (Arab), Kezeru (Jepang), Merambos Hijau (Jateng), Asam kesur (Meranjat), Kesew Jawe (Pagar Alam), Asam Jarot (Sp. Padang), Asam Rejang (Muara Enim) dan Hisbiscus Sabdariffa L. (Latin) merupakan jenis teh yang menjadi primadona pengobatan alternatif herbal.
Berdasarkan riset, tiap 100 gr mengandung 260-280 mg vitamin C, vitamin D, B1 dan B2. Kandungan vitamin C 3 kali lipat anggur hitam, 9 kali lipat jeruk sitrus, 10 kali lipat lebih besar dari buah belimbing dan 2,5 kali lipat dibanding vitamin C dalam jambu biji (kelutuk). Selain itu Teh Rosella mengandung KALSIUM tinggi ( 486 mg / 100 gr) , Magnesium serta Omega 3. Teh Rosella juga diperkaya Vitamin A, Iron, Potasium, Beta Caroteen & Asam Esensial.
Bunga rosella ini lebih familiar dengan sebutan teh rosella dikarenakan cara penyajiannya lebih mirip seperti menyajikan teh.
Berdasarkan penelitian, beberapa manfaat dari teh merah ini diantaranya :
  • Meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
  • Menormalkan kadar GULA DARAH , ASAM URAT dan KOLESTEROL dalam tubuh.
  • Baik untuk PEROKOK karena dapat mengurangi dampak negatif dari Nikotin serta dapat membasmi virus TBC dan mengurangi ketergantungan terhadap NARKOBA seta mencegah KANKER.
  • Mengatasi BATUK, Sakit Tenggorokan, Mengobati Sariawan.
  • Mengawetkan kehalusan kulit dan Mengurangi Keriput.
  • Dapat menurunkan berat badan, cocok untuk program diet.
  • Melindungi dari infeksi kuman, anti bakteri , anti virus serta dapat mengobati keracunan.
  • Bagi Anak-anak bermanfaat mempercepat pertumbuhan OTAK, karena mengandung OMEGA-3 dan memacu pertumbuhan DHA.
  • Memperbaiki metabolisme tubuh, memperlambat menopouse dan tulang keropos / pengapuran tulang.
Khasiat yang sebenarnya sangat dirasakan oleh saya setelah mengkonsumsi teh merah adalah sistem pencernaan lancar, meningkatkan daya tahan tubuh serta bangun tidur terasa lebih fresh.
Untuk menyajikan teh rosella ini biasanya saya hanya mencelupkan 4-5 kuntum bunga rosella kering ke dalam 1 gelas mug kecil berisi air panas, lalu tutup dan diamkan sekitar 5-10 menit, baru bisa di hidangkan dan diminum. Dalam penyajian bisa dicampur dengan gula ataupun madu (sesuai selera), tetapi dalam hal ini saya tidak menggunakan campuran apapun (agar lebih berasa). Teh merah ini akan lebih baik, jika dikonsumsi 2 kali sehari. Tetapi jangan heran kalau jenis teh ini akan terasa asam ketika diseduh dan diminum. Tetapi saya yakin setelah anda mengkonsumsi kurang lebih 1-2 minggu akan lebih terasa perubahan dalam diri anda karena saya telah membuktikannya.


Jumat, 03 Juli 2009

Fenomena untuk menjadi karyawan

Indonesia yang notabene merupakan negara agraris yang kaya akan sumber daya alam yang melimpah ruah ini ternyata jika di bandingkan dengan sumber daya manusianya masih belum sepadan. Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini sebenarnya punya banyak sumber daya yang belum digali sepenuhnya oleh manusia. Dan setiap insan juga diciptakan olehNya dengan segala kelebihan yang ada dan bersifat unik. Tetapi fenomena yang terjadi terutama di Nusantara ini masih banyak masyarakat kita yang kurang percaya diri akan kelebihan yang ada yang telah diberikan olehNya.
Kenapa tidak, kita lihat disekeliling kita saja, banyak diantara orang sekitar kita yang ketika telah menyelesaikan studi S1-nya lebih memilih untuk mengantri, berdesak-desakkan serta mengikuti beragam ujian agar dapat diterima sebagai karyawan di salah satu perusahaan. Diantara sekian banyak orang tersebut hampir tidak ada yang memiliki impian untuk berdagang, berwiraswasta atau jadi pengusaha.
Jika berbicara masalah probabilitas, menjadi pedagang atau pengusaha lebih memiliki prospek yang cukup bagus ketimbang jadi karyawan. Bukankah manusia yang sangat kita idolakan juga memiliki background pekerjaan sebagai pedagang???, dan bukankah untuk menjadi karyawan sekarang juga susah???
Jadi karyawan susah?? iya itu menurut saya, karena hampir setiap orang yang ingin menjadi karyawan sekarang harus memiliki 4 keunggulan, yaitu :
* Prestasi
Pada era yang serba canggih seperti sekarang ini kita dituntut untuk memiliki prestasi yang cemerlang, IPK yang tinggi, pengalaman organisasi, sertifikat seminar serta mengikuti berbagai kursus dan pelatihan.
*Koneksi
Selain prestasi yang cemerlang, kita juga harus memiliki jaringan, relasi untuk dapat mereferensikan kita agar diterima sebagai karyawan.
*Komisi
"Tak ada uang maka tak lancar", begitulah mungkin kalimat yang sesuai pada saat ini agar dapat diterima kerja pada sebuah perusahaan, tidak sedikit perusahaan yang meminta uang pelicin agar dapat menerima kita untuk jadi karyawan. Fenomena ini sering terjadi pada seleksi CPNS.
*Negosiasi
Hal ini lebih condong kepada teknik lobi dan merayu bahkan mungkin kita dituntut untuk mengemis atau memelas dan menjadi penjilat untuk dapat diterima sebagai karyawan.
Begitulah memang kriteria yang harus dimiliki di Indonesia ini agar bisa diterima menjadi karyawan. Sekarang tinggal pilih, akankah kita bermimpi untuk menjadi karyawan atau menjadi pengusaha???
Kenapa mesti ragu??? bukankah bumi dan seisinya ini diciptakan hanya untuk manusia?.
Banyak contoh dari figur-figur di Nusantara ini dengan keberhasilannya menjadi pengusaha, seperti Bob Sadino, Abu Rizal Bakrie, Purdi E Chandra dan sebagainya (masih banyak lagi). Untuk menambah pengetahuan serta lebih memotivasi untuk jadi pengusaha atau saudagar silahkan cari biografi pengusaha sukses di mbah Google.